Sunday, 6 October 2019

#SIP Alur Sistem Payroll

 Payroll merupakan sistem administrasi penggajian perusahaan untuk karyawan atau pegawai secara lebih mudah. Sistem payroll memudahkan pekerjaan rutin staf HRD setiap bulannya dalam menghitung gaji yang harus dibayarkan dan dihitung berdasarkan gaji pokok, tunjangan transport, uang makan, dan uang lembur. Proses hitung gaji karyawan secara manual tentu saja akan menghabiskan banyak waktu, terlebih jika perusahaan memiliki ratusan hingga ribuan karyawan. Oleh karena itu, dengan adanya sistem payroll proses hitung gaji karyawan akan lebih mudah dan praktis. 

Berikut ini ialah alur dari suatu payroll:

  • Melakukan pendataan pada seluruh karyawan, baik karyawan lepas, tetap, memiliki tingkat jabatan yang tinggi atau rendah, semua data tersebut disiapkan pada data master, agar lebih mudah  dalam melakukan input data atau mengolah data lebih lanjut.
  • Kemudian perhatikan pajak, asuransi, serta pengurangan yang akan diberikan pada setiap karyawan.
  • Periksa kehadiran karyawan, karena akan mempengaruhi kinerja serta penghasilan dari karyawan.
  • Bila sudah, maka proses penghitungan gaji karyawan sudah dapat dilakukan, yaitu dengan melihat dari data master karyawan, pengurangan-pengurangan, serta absensi karyawan.
  • Barulah sistem payroll ini dapat menghasillkan pemberian gaji karyawan.


  • #SIP Arsitektur Komputer dan Sistem Kognisi

    Arsitektur Komputer

    A. Definisi arsitektur komputer
      Arsitektur komputer adalah dapat dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya.
     Dalam bidang teknik komputer, definisi arsitektur komputer adalah suatu konsep perencanaan dan juga struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer atau ilmu yang bertujuan untuk perancangan sistem komputer.
      Arsitektur von Neumann (atau Mesin Von Neumann) adalah arsitektur yang diciptakan oleh John von Neumann [1903 – 1957]. Arsitektur ini digunakan oleh hampir pada semua komputer pada saat ini. Arsitektur Von Neumann ini menggambarkan komputer dengan 4 (empat) bagian utama, yaitu: Unit Aritmatika & Logis (ALU), unit kontrol, memori, & alat masukan & hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian tersebut dihubungkan oleh berkas kawat, “bus”.
    B. Kategori arsitektur komputer
    Arsitektur komputer ini mengandung 3 (tiga) sub-kategori, diantaranya meliputi:
    • Set intruksi (ISA).
    • Arsitektur mikro dari ISA, dan juga
    • Sistem desain dari semua atau seluruh komponen dalam perangkat keras (hardware) komputer ini.
    Arsitektur Komputer yaitu desain komputer yang meliputi:
    • Set instruksi.
    • Komponen hardware (perangkat keras).
    • Organisasi atau susunan sistemnya.
    C. Bagian arsitektur komputer
    Terdapat 2 (dua) bagian pokok arsitektur komputer:
    • Instructure Set Architecture, adalah spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa mesin berinteraksi dengan komputer.
    • Hardware System Architacture yaitu subsistem hardware (perangkat keras) dasar yaitu CPU, Memori, serta OS.
    D. Perubahan pada arsitektur komputer
    Cara-cara untuk melakukan perubahan pada arsitektur, yaitu seperti:
    • Membangun array prosesor.
    • Menerapkan proses pipelining.
    • Membangun komputer multiprosesor.
    • Membangun komputer dengan arsitektur yang lain.
    E. Kualitas arsitektur komputer
    Terdapat beberapa atribut yang dipakai untuk mengukur kualitas komputer, diantaranya :
    • Generalitas.
    • Applicability (Daya Terap).
    • Efesiensi.
    • Kemudahan Penggunaan atau pemakaian.
    • Daya Tempa (Maleability).
    • Dan daya Kembang (Expandibility).
    F. Faktor arsitektur komputer
    Terdapat faator-faktor yang dapat berpengaruh pada keberhasilan arsitektur komputer, 3 (tiga) diantaranya adalah:
    1. Yang pertama manfaat Arsitektural diantaranya yaitu:
    • Aplicability.
    • Maleability.
    • Expandibility.
    • Comptible.
    2. Kinerja Sistem.
    Yaitu untuk mengukur kinerja dari sistem, ada serangkaian program yang standard yang dijalankan yang dapat di sebut Benchmark pada komputer yang akan diuji ukuran kinerja CPU:
    • MIPS (Million Instruction PerSecond)
    • MFLOP (Million Floating Point PerSecond)
    • VUP (VAX Unit of Performance)
    Ukuran Kinerja I/O sistem:
    • Sistem Operasi Bandwith
    • Operasi I/O Perdetik
    Ukuran Kinerja Memori:
    • Memoy Bandwith.
    • Waktu Akses Memori.
    • Ukuran Memori.
    3. Biaya Sistem, Biaya dapat diukur dalam banyak cara diantaranya, yaitu :
    • Reliabilitas.
    • Kemudahan Perbaikan.
    • Konsumsi daya.
    • Berat.
    • Kekebalan.
    • Interface Sistem Software.

    Sistem Kognisi

    A. Definisi 

      Kata kognisi berasal dari Istilah Latin: cognoscere, “tahu”, “untuk konsep” atau “mengenali” mengacu pada kegiatan untuk memproses informasi, menerapkan pengetahuan, dan perubahan preferensi. Kemudian kognisi dapat didefinisikan sebagai proses bagaimana manusia melihat, mengingat, belajar dan berpikir tentang informasi. Penggunaan istilah bervariasi di berbagai disiplin ilmu, misalnya dalam psikologi dan ilmu kognitif, biasanya mengacu pada pandangan pengolahan informasi fungsi psikologis individu. Selain definisi tadi, ada definisi lain tentang kognisi yaitu kognisi adalah sesuatu yang dipercaya dapat mempengaruhi sikap kemudian mempengaruhi perilaku atau tindakan mereka terhadap sesuatu, Kemudian berkembang menjadi kepercayaan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir tentang seseorang atau sesuatu. Proses yang dilakukan adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan dan berbahasa. Kapasitas atau kemampuan kognisi biasa diartikan sebagai kecerdasan atau inteligensi. 
     Bidang ilmu yang mempelajari kognisi beragam, di antaranya adalahpsikologi, filsafat, komunikasi, neurosains, serta kecerdasan buatan. Kognisi, atau proses kognitif, bisa alami atau buatan, sadar atau tidak sadar. Proses ini dianalisis dari perspektif yang berbeda dalam konteks yang berbeda, terutama di bidang linguistik, anestesi, neurologi, psikologi, filsafat, antropologi, systemics, ilmu komputer dan keyakinan. Dalam psikologi atau filsafat, konsep kognisi terkait erat dengan konsep-konsep abstrak seperti pikiran, kecerdasan, kognisi digunakan untuk merujuk pada fungsi mental, proses mental (pikiran) dan negara-negara entitas cerdas (manusia, organisasi manusia, mesin yang sangat otonom dan buatan kecerdasan).

    B. Fungsi-fungsi kognisi
    • Atensi dan kesadaran
      Atensi adalah pemrosesan secara sadar sejumlah kecil informasi dari sejumlah besar informasi yang tersedia. Informasi didapatkan dari penginderaan, ingatan dan proses kognitif lainnya. Atensi terbagi menjadi atensi terpilih (selective attention) dan atensi terbagi (divided attention). Kesadaran meliputi perasaan sadar maupun hal yang disadari yang mungkin merupakan fokus dari atensi.
    • Persepsi
      Persepsi adalah rangkaian proses pada saat mengenali, mengatur dan memahami sensasi dari panca indera yang diterima dari rangsang lingkungan. Dalam kognisi rangsang visual memegang peranan penting dalam membentuk persepsi. Proses kognif biasanya dimulai dari persepsi yang menyediakan data untuk diolah oleh kognisi.
    • Ingatan
      Ingatan adalah saat manusia mempertahankan dan menggambarkan pengalaman masa lalunya dan menggunakan hal tersebut sebagai sumber informasi saat ini. Proses dari mengingat adalah menyimpan suatu informasi, mempertahankan dan memanggil kembali informasi tersebut. Ingatan terbagi dua menjadi ingatan implisit dan eksplisit. Proses tradisional dari mengingat melalui pendataan penginderaan, ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang.
    • Bahasa
      Bahasa adalah menggunakan pemahaman terhadap kombinasi kata dengan tujuan untuk berkomunikasi. Adanya bahasa membantu manusia untuk berkomunikasi dan menggunakan simbol untuk berpikir hal-hal yang abstrak dan tidak diperoleh melalui penginderaan. Dalam mempelajari interaksi pemikiran manusia dan bahasa dikembangkanlah cabang ilmu psikolinguistik
    • Pemecahan masalah dan kreativitas
      Pemecahan masalah adalah upaya untuk mengatasi hambatan yang menghalangi terselesaikannya suatu masalah atau tugas. Upaya ini melibatkan proses kreativitas yang menghasilkan suatu jalan penyelesaian masalah yang orisinil dan berguna.
    C. Faktor kognitif
         Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh dalam aspek kognitif diantaranya :
    • Fisik
      Interaksi fisik antara individu atau kelompok dengan dunia luar merupakan sumber pengetahuan baru. Dengan adanya interaksi tersebut maka  anak akan mendapatkan pengalaman serta mengembangkanya.

    • Kematangan
      Faktor kematangan dalam sistem syaraf menjadi penting karena memungkinkan anak memperoleh manfaat secara maksimum dari pengalaman fisik. Faktor ini membuka kemungkinan untuk perkembangan sedangkan kalau kurang hal itu akan membatasi secara luas prestasi secara kognitif. Perkembangan berlangsung dengan kecepatan yang berlainan tergantung pada sifat kontak dengan lingkungan dan kegiatan belajar sendiri.

    • Lingkungan Sosial
      Salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah lingkungan sosial. Lingkungan sosial mencakup peran bahasa dan pendidikan, pengalaman fisik dapat memacu atau menghambat perkembangan kognitifnya.

    Hubungan Arsitektur Komputer dan Sistem Kognisi

      Hubungan dari arsitektur komputer dengan sistem kognisi ialah arsitektur komputer dilakukan berdasarkan apa yang ada pada sistem kognisi manusia. Dalam sistem kognisi manusia, terjadi dalam satu pusat kontrol, yaitu otak, begitupun pada arsitektur komputer yang memiliki CPU yang menjadi pusat kontol dari suatu komputer. Di dalam otak terdapat bagian-bagian yang melakukan atensi ketika terdapat stimulus dari lingkungan luar, lalu dipersepsikan oleh manusia, dilakukan penyimpanan memori sementara atau permanen, kemudian menghasilkan bahasa, serta pemecahan masalah. Hal yang sama pun terjadi pada komputer, atensi komputer ketika diberikan suatu stimulus oleh user, kemudian dipersepsikan komputer sebagai suatu perintah, lalu diletakkan dalam penyimpanan memori (RAM dan ROM), kemudian menggunakan bahasa komputer yang dapat diinterpretasi oleh user/programmer.
      Jadi dalam arsitektur komputer dilakukan sebisa mungkin agar dapat melakukan hal yang menyerupai sistem kognisi manusia, baik secara input, proses, maupun output yang terjadi pada sistem kognisi manusia.

    Sunday, 18 December 2016

    Harapan

    Sangat mudah untuk merasakan harapan di hari yang begitu indah ini
    tetapi akan ada juga hari-hari gelap yang membuat kita akan gelisah.
    Ada hari dimana kau merasa benar-benar sendirian.
    Saat itu kau membutuhkan banyak harapan, Tak peduli dengan cara apapun
    atau bagaimana saat kau merasa kehilangan harapan, kau harus berjanji akan tetap menjaga harapan.
    Biarkan dia tetap hidup

    Kita harus semakin kuat, saat menderita
    Keinginanku akan menjadi harapan bagi kalian
    Orang-orang membutuhkannya
    Dan bahkan jika kita gagal, maka kita harus memperbaikinya.
    Ketika kau melihat sekelilingmu dan melihat orang-orang akan membantumu menemukan siapa kau sebenarnya.

    Aku tahu ini seperti ucapan perpisahan.
    Tapi setiap bagianmu akan membawamu ke langkah selanjutnya..
    untuk mengingatkan pada kita siapa kita sebenarnya, dan tak pernah melupakannya.
    Yang kualami selama tiga tahun ini begitu indah.
    Mungkin.. Aku akan sangat merindukan hal ini.

    Saturday, 10 December 2016

    Ya, Inilah Aku.

    Keputusasaan menjadi manusia.
    Kesedihan yang diabaikan.
    Penyesalan menyakiti seseorang.
    Keegoisan, Ketakutan, Kebencian.
    Pengunduran diri, Kelicikan, dan keinginan memikirkan diri sendiri.

    Ya, inilah Aku.
    Meskipun tidak mau menerimanya, Tapi disinilah Aku menjalani masa depan.
    Sama seperti cahaya di malam hari, dan kegelapan di siang hari, akan selalu ada kegelapan di dunia ini.
    Pada saat yang sama pula, dunia tidak akan pernah ditelan kegelapan.

    Tapi, meskipun begitu, takkan pernah kubiarkan emosi seperti ini meluap dari diri.

    Karena emosi hanyalah penghenti..
    Penghenti dari kesucian hati..
    Dan selalu menjadi terkotori..
    Dan, karena Aku takkan pernah kalah dari diri sendiri..

    Sunday, 4 December 2016

    Pengorbanan


    Kita semua tahu, bahwa pengorbanan ialah memberikan apapun yang bisa diberikan untuk menyatakan kesetiaan. Berasal dari kata korban.
    Namun, pengorbanan yang hakiki tidak hanya seperti itu.
    Pengorbanan yang sebenarnya tidak hanya bicara tentang memberikan apapun atau merelakan apapun untuk menunjukkan kesetian, tetapi pengorbanan hakiki juga membutuhkan hati yang tulus, ikhlas, dan tanpa memikirkan apa yang telah dikorbankan. Semata-mata segala pengorbanan hanya untuk kesetiaan, pengabdian, dan bahkan untuk kecintaan. Tak bisa dikatakan pengorbanan yang hakiki, jika masih ada rasa kehilangan, rasa tak yakin, ataupun rasa ingin dilihat. Jika masih ada rasa seperti ini, ini bukanlah pengorbanan, mungkin ini hanyalah keinginan seseorang agar bisa dikenal semua orang. 

    Sunday, 27 November 2016

    Pandangan Hidup

    Setiap manusia pasti memiliki pandangan hidup, karena pandangan hidup menentukan masa depan seseorang.
    Pandangan hidup merupakan petunjuk atau pedoman dalam menjalani hidup di dunia, jikalau rusak pandangan hidupnya, rusak lah pula masa depannya.
    Karena itu pandangan hidup seseorang takkan bisa diraih dengan mudah, karena butuh waktu yang tak singkat dan terus menerus hingga bisa mencapai tingkat realisasi dalam kehidupan manusia itu sendiri dan dapat dibuktikan kebenarannya sehingga tak menjadi penyesalan dalam hidupnya.

    Sunday, 20 November 2016

    Nama Baik


    Pada hakikatnya nama baik ditentukan oleh sikap manusia dalam mengikuti sebuah norma. Nama baik ialah sebuah "cap" dalam setiap diri manusia.
    Jika kita bersikap sesuai dengan norma, maka kita akan dicap baik.
    Dan begitu sebaliknya, jika bersikap tak sesuai norma atau bahkan melanggar norma yang berlaku, maka akan mendapatkan cap buruk.
    Maka bersikaplah sewajarnya, sesuai keadaan, agar tidak mendapatkan cap buruk. 

    Sunday, 13 November 2016

    Keadilan

    Apa yang kau sebut adil? Apakah dengan mendapatkan hal yang serupa?
    Apakah dengan mendapatkan jumlah yang sama?
    Apakah dengan mendapatkan perlakuan yang sama?
    Sekali-kali tidak seperti itu.
    Apakah seorang kaka yang berukuran sepatu besar dengan seorang adik yang berukuran kaki kecil harus mendapatkan ukuran yang sama? Adilkah itu?
    Apakah seorang yang tak memiliki tangan dengan seorang yang memiliki tangan, jika diberikan gelang, keduanya diberikan gelang, adilkah itu?
    Apakah seorang bayi dengan seorang anak kecil bila diberikan makan, harus dengan makanan yang sama? Adilkah?

    Sungguh, Adil bukanlah perkara tentang "SAMA" namun tentang "SESUAI".



    Saturday, 5 November 2016

    Inginku

    Ingin rasanya melepaskan semua..
    Namun apa mau di kata, Hidup ini harus tetap berjalan dengan segala keadaan..
    Namun, apa dengan kenyataan hidup yang begitu pahit ini, Aku bisa bertahan? Tanpa mengakhiri kehidupanku?
    Kenyataan ini begitu pahit.. Menusuk-nusuk sukma ku, hingga Aku-pun merasa tak kuat lagi bertahan.

    Tak ada siapapun di kehidupanku untuk menuangkan segala perasaan ku..
    Teman? Dia hanya membuat jiwa-ku makin menghilang.
    Kekasih? Dia hanya membuat jiwa-ku makin resah.
    Keluarga? Aku tak ingin membuat mereka khawatir.

    Tuhan.. Kepada siapa lagi agar aku dapat bertahan di kehidupan ini?
    Kepada siapa lagi aku harus meminta pertolongan?..
    Kepada Engkau kah Tuhan? Tapi, Aku ini hanya manusia biadab..
    Setiap hari kehidupanku hanya terus berdosa, dan terus berdosa..

    Apa Engkau mau mendengarku?..
    Tuhan saja belum tentu mendengarku, apalagi manusia?
    Lalu kepada siapa lagi aku harus berkata?
    Mungkin memang benar, Aku harus mengakhiri kehidupanku.


    Sejenak ku berpikir dengan hati tulus dan tenang, akan sebuah pikiran sesaat.
    Ku dapatkan sesuatu setelah melihat sekeliling, masa lalu-ku dan masa-masa yang telah ku lalui..
    Kutemukan sebuah hal penting.
    Tak ada kepastian diri dalam kenyataan hidup.
    Yang ada hanya kenyataan belaka, yang mungkin bisa berubah setiap saat..

    Kenyataan itu memang terkadang pahit ataupun manis, namun itu hanya sebuah kenyataan belaka.
    Aku berpikir, kenyataan hidup-ku dulu manis, sekarang berubah menjadi pahit.
    Kembali ku berpikir, kenyataan hanyalah kenyataan, bukan sebuah takdir, tak mungkin bertahan lama.
    Siapapun dapat melihat kenyataan hidup-ku, Aku ataupun mereka dapat melihatnya.

    Tapi, akankah ada yang dapat melihat takdir-ku kelak? Masa-masa yang belum kulewati?
    Kembali lagi ku berpikir, kenyataan hidup-ku dulu manis, sekarang pahit, mungkin saja bisa manis kembali

    Inginku

    Ingin rasanya melepaskan semua..
    Namun apa mau di kata, Hidup ini harus tetap berjalan dengan segala keadaan..
    Namun, apa dengan kenyataan hidup yang begitu pahit ini, Aku bisa bertahan? Tanpa mengakhiri kehidupanku?
    Kenyataan ini begitu pahit.. Menusuk-nusuk sukma ku, hingga Aku-pun merasa tak kuat lagi bertahan.

    Tak ada siapapun di kehidupanku untuk menuangkan segala perasaan ku..
    Teman? Dia hanya membuat jiwa-ku makin menghilang.
    Kekasih? Dia hanya membuat jiwa-ku makin resah.
    Keluarga? Aku tak ingin membuat mereka khawatir.

    Tuhan.. Kepada siapa lagi agar aku dapat bertahan di kehidupan ini?
    Kepada siapa lagi aku harus meminta pertolongan?..
    Kepada Engkau kah Tuhan? Tapi, Aku ini hanya manusia biadab..
    Setiap hari kehidupanku hanya terus berdosa, dan terus berdosa..

    Apa Engkau mau mendengarku?..
    Tuhan saja belum tentu mendengarku, apalagi manusia?
    Lalu kepada siapa lagi aku harus berkata?
    Mungkin memang benar, Aku harus mengakhiri kehidupanku.


    Sejenak ku berpikir dengan hati tulus dan tenang, akan sebuah pikiran sesaat.
    Ku dapatkan sesuatu setelah melihat sekeliling, masa lalu-ku dan masa-masa yang telah ku lalui..
    Kutemukan sebuah hal penting.
    Tak ada kepastian diri dalam kenyataan hidup.
    Yang ada hanya kenyataan belaka, yang mungkin bisa berubah setiap saat..

    Kenyataan itu memang terkadang pahit ataupun manis, namun itu hanya sebuah kenyataan belaka.
    Aku berpikir, kenyataan hidup-ku dulu manis, sekarang berubah menjadi pahit.
    Kembali ku berpikir, kenyataan hanyalah kenyataan, bukan sebuah takdir, tak mungkin bertahan lama.
    Siapapun dapat melihat kenyataan hidup-ku, Aku ataupun mereka dapat melihatnya.

    Tapi, akankah ada yang dapat melihat takdir-ku kelak? Masa-masa yang belum kulewati?
    Kembali lagi ku berpikir, kenyataan hidup-ku dulu manis, sekarang pahit, mungkin saja bisa manis kembali

    Saturday, 29 October 2016

    Suratan Takdir

    Suratan takdir telah dilayangkan.
    Membuatku semakin terpuruk dan bisa saja terjatuh.
    Ini bukan salahku ataupun mereka.
    Ini hanyalah takdir.

    Aku tetaplah Aku, walaupun ku mencoba menjadi siapapun berulang kali.
    Tak ada yang menerimanya, maka kegelapan itu pasti kan datang.
    Kegelapan yang selalu setia menemani.

    Namun, Aku merasa tak bahagia ketika kegelapan itu menemani.
    Begitu suram dan sepi. Membuat Cahaya-ku semakin pudar dan perlahan menghilang.

    Aku tak kuasa menahan Suratan Takdir ini.
    Namun takdirku akan kembali ku tulis, dengan Pena Harapan.
    Dengan tulisan itu, kuharap harapan akan takdirku bisa terkabulkan.

    Saturday, 22 October 2016

    Wanita Cantik Itu...

    Cantik, sebutan kehormatan bagi wanita dan pujian yang membuktikan bahwa keberadaan mereka diakui. Cantik adalah nilai lebih yang membuat seorang wanita lebih berharga. Cantik bukanlah semata hadiah dari Allah. Kecantikan itu bisa kita wujudkan, bisa kita munculkan. Namun semua itu pasti tidak mudah. Butuh usaha keras, kekuatan niat dan kesungguhan hati.

    Wanita itu cantik jika berilmu.
    Dia tidak hanya menonjolkan emosi dalam berdebat, melainkan kedalaman ilmu yang memikat.
    Dia tidak hanya pandai dalam berteori namun bisa mempraktekannya secara rinci.
    Dia menerangi dirinya dan sekitarnya dengan ilmu yang dimiliki, namun tidak pernah pelit untuk berbagi.
    Dengan ilmu itu, mereka tunduk kepada Allah.
    Karena pengetahuan itulah, mereka memilih menjadi hamba yang bertakwa.
    Tidak hanya sekedar ikut, namun selalu mengkaji ilmu Allah dengan lebih runut.
    Tindakannya berdasarkan ilmu, bukan pendapatnya pribadi, apalagi hanya sekedar emosi diri.
    Ilmu itu membuat hatinya tunduk, nafsunya lebur, dan perilakunya teratur.

    Wanita itu cantik jika memiliki rasa malu.
    Malu mempertontonkan dirinya dengan sebegitu murah, dan malu jika tidak bisa menjadi hamba yang patuh dan amanah kepada tuhannya.
    Mereka yang malu akan senantiasa menjaga diri dari dosa.
    Lihatlah betapa kemudian mereka menjadi sangat berharga.
    Siapapun yang akan mendekat kepadanya, akan merasa sungkan dan merasa haus menyiapkan sebuah kehati- hatian.
    Rasa malu itu yang akhirnya mengangkat derajatnya sendiri, dengan lebih tinggi tentunya.

    Wanita itu cantik jika mereka cerdas.
    Cerdas untuk tidak berbuat bodoh dalam merendahkan kehormatan mereka sendiri.
    Cerdas untuk menata kata, dan menempatkan diri dalam berbagai situasi.
    Semua makhluk pastilah tahu,
    bahwa wanita adalah tentang perasaannya,
    namun wanita cantik nan cerdas itu sangat mengerti kapan harus menggunakan logikanya.
    Maka akan dijauhinya keluhan, tuntutan dan kerewelan yang akan membuat segala urusan terasa semakin sulit.

    Lihatlah betapa kecerdasannya dalam menata akhlak.
    Tidak ada hasut dan fitnah dilidahnya.
    Tidak ada buruk sangka dihatinya.
    Dia pandai memerdekan batinnya dengan kebaikan.
    Dia pandai menutupi kekurangan dengan kelebihan.
    Dia bersosialisasi namun tetap dalam batas.
    Dia bergaul namun tidak lebur, dia menuntun sesamanya untuk selalu menuju kebaikan.
    Kehadirannya adalah kebahagiaan bagi teman teman di sekitarnya.

    Lihatlah cara cerdas mereka dalam mengendalikan diri.
    Walaupun akalnya sering kali dikendalikan oleh emosi,
    namun kuatnya iman menuntunnya untuk menjadi lebih indah.
    Dia tidak minder untuk tampil beda.
    Beda dengan wanita kafir yang bertindak diluar batas dan tidak tahu kapan mereka harus berhenti.
    Allah SWT sudah cukup menjadi alarm bagi dirinya.
    Dan dengan Maha Melihat-Nya, sudah bisa untuknya merasa selalu diawasi.

    Wanita cantik itu...
    Mereka tahu mereka bukanlah bidadari yang sempurna,
    namun kekurangannya dia tutup dengan menonjolkan kelebihan,
    dan beristigfar terhadap kekurangan.
    Mereka pun tahu betapa susahnya untuk menjadi cantik,
    namun itu tak menghalangi mereka untuk selalu memperbaiki diri.
    Maka ketahuilah saudariku..

    Kecantikan adalah definisi dari wanita sholihah.
    Walaupun mereka kurang dalam fisiknya,
    namun akan lebih dari segi iman dan akhlaknya.
    Tidak ada di dunia ini yang lebih cantik selain dari wanita yang sholihah.
    Carilah, buktikan namun tidak akan kita temui selain kecantikan itu hanya ada dalam diri mereka yang shalihah. Persis seperti yang telah disabdakan Rasulullah SAW,
    “Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim).

    Kecantikan tak hanya sebatas fisik, dan bagusnya kulit ari.
    Namun kecantikan itu adalah seberapa dekat dengan Allah SWT,
    dan seberapa nyaman manusia berada di dekatmu.
    Maka benarlah jika sebaik-baik wanita, adalah mereka yang shalihah.

    Thursday, 13 October 2016

    Cinta Itu Seperti Hujan

    "Cinta itu seperti hujan, apabila jatuh ketanah yang tandus maka lahirlah kedurjanaan, namun apabila jatuh ketanah yang subur maka lahirlah kemuliaan."
    Nah maksudnya dari tanah yang tandus itu seperti melabuhkan cinta pada kegiatan pacaran yang pada hakikatnya awal dari perzinahan. Udah gak sabar pengen nikah tapi banyak kendala, yah intropeksi diri aja mungkin Allah belum mengizinkan karna masih banyak kesalahan yang kita buat. Cinta kepada orang tua, keluarga, serta Sahabat karna Allah ini baru yang dinamakan uhibbuka fillah. uhibbuka fillah juga Sering disalahgunakan oleh kaum alay yang berjubah aktifis.. Gak heran karna mereka seperti itu sebab syahwat yang dicarinya. Contohnya: "Aku mencintai-mu karna Allah, makanya kita pacaran." *Pfftt.. Emangnya lu kira Allah memerintahkan pacaran? yang merintahin pacaran mah syetan.* Seharusnya yang dikatakan itu "Aku mencintai-mu karna Syetan dan Syahwat, makanya kita pacaran." Nah, ini baru bener.. wkwk.. Karena mereka kaum alay berjubah aktifis Hanya mampu mengungkap kata uhibbuka fillah tapi tidak sampai kedasar hati. Arrgh.. sudahlah semoga kita semua dibukakan hatinya agar dapat menerima nur illahi.. Aamiin..
    Bila yang saya sampaikan membuat hati kalian sakit, coba periksa lagi hatinya, barangkali memang berpenyakit :D hehe

    Saturday, 8 October 2016

    CAKRAWALA

    Di suatu masa, Ketika Aku sendirian, Aku bermimpi di suatu Cakrawala.
    Dalam sebuah ruangan, di mana Matahari tak dapat menyampaikan sinarnya.
    Pada sebuah jendela, menampilkan segala perasaan yang ada.
    Tertutup dalam diri, Sebuah Cahaya yang jauh di dalam dada.
    Mungkin, inilah waktunya kita berpisah.
    Kita akan berpisah terbawa ombak arus kehidupan.
    Melewati Cakrawala lain yang dinamakan perpisahan.
    Sampai saat itu datang, mempertemukan Hadirmu Dalam Senyuman.

    Saturday, 1 October 2016

    Manusia

    Manusia, sebuah karya Sang Pencipta yang paling sempurna, dilahirkan dalam bentuk sebaik-baiknya.
    Tercipta dari setetes zat yang hina, namun terlahir dalam keadaan suci, bersih, polos dan tak berdosa.
     
    Manusia diberikan kemampuan kebebasan untuk berpikir, dengan pikiran yang tanpa batas. Pikiran itulah yang menciptakan keanekaragaman dalam kehidupan. Pikiran itu pula lah yang mengubah hakikat diri sesungguhnya dari manusia. Cobalah lihat sekeliling, manusia yang tercipta dalam keadaan suci, kini tak lagi sama, telah ternodai dengan pikiran-pikiran kotor manusia. Bahkan dalam beberapa keadaan, manusia yang begitu kotor oleh “noda-noda” pikiran, bisa disebut dengan “sampah”. Ya, Sampah Masyarakat. 

    Apakah ini salah Sang Pencipta? 
    Apakah ini salah Kebebasan?
    Apakah ini salah Pemikiran?
    Atau, Apakah ini salah Manusia? 

    Jikalau memang benarlah salah Sang Pencipta, bukankah Dia hanya menciptakan Pemikiran?
    Jikalau memang benarlah salah Kebebasan, bukankah Kebebasan tak memintamu untuk menjadi kotor?
    Jikalau memang benarlah salah Pemikiran, bukankah Pemikiran hanyalah sebuah sistem yang manusia gunakan?
    Lalu, apa benarkah salah manusia? 
    Hanya hati nurani yang bisa menjawab.

    Yang pasti hakikat setiap manusia ialah Suci, Bersih dan Tanpa Noda.

    Tuesday, 9 February 2016

    Aku ini, Hanyalah Manusia Lemah.

    Inilah Aku.
    Ya, lemah, penyakitan dan tak berdaya.
    Bahkan bisa dibilang tubuh ini sudah tak berguna.
    Layaknya sebuah boneka kosong, yang hanya menunggu untuk dimusnahkan.

    Tapi, bersyukurlah Aku..
    Allah memberikan-ku jiwa ini, menuangkan api yang membara, api semangat kedalam wadah kosong ini.
    Membuat terbakar-lah tubuh ini, membuat tubuh ini bergerak, membuat tubuh ini ingin bergerak ke seluruh dunia.
    Ya, seandainya tubuh ini runtuh, tubuh ini rapuh, selama semangat jiwa-ku masih berjaya,
    Hanya Allah yang bisa menghentikanku.

    Aku ini, Hanyalah Manusia Lemah.

    Harga Naik?

    "Just be Happy people, Focus on what you have and say Hamdalah."
    Maka, berusalah untuk "mendapatkan", bukan "mengeluh".

    BBM naik lagi?
    Ya gak apa lah, wong udah jadi kebutuhan primer, walau mau naik berapa juga pasti masih pada beli.. :|
    Harga sembako ikut naik juga?
    Ya gak apa lah, wong udah jadi kebutuhan primer, walau mau naik berapa juga pasti masih pada beli.. :|
    *Kalo pulsa boleh naik harga juga gak ya? Kan BBM naik, semua harga naik *

    Situ mau koar-koar gimana juga, pasti tetep bakalan beli itu barang.
    Situ mau demo kaya gimana juga, pasti tetep bakalan beli itu barang.
    Situ mau mogok kaya gimana juga, pasti tetep bakalan beli itu barang.

    Kenapa gak coba cara lain? Cara yang dengan tidak membeli barang itu.
    Berhenti membeli kebutuhan yang tidak primer.
    Hentikan menjadi boros.
    Berhentilah merokok, karena itulah yang paling MERUGIKAN ANDA.
    Naik sepeda, jalan kaki, cari SDA lain, kalau bisa buat SDA sendiri.

    "Karena sesungguhnya dunia ini memang sudah disiapkan segalanya oleh Allah, hanya bagaimana cara kita mencari, mengolah, dan menggunakannya dengan sebaik dan sebenar-benarnya."

    "Dunia tidak pernah kurang memberikan keindahannya, pribadi yang merasa dunia itu tidak selalu indah adalah yang terlena dibutakan karena hanya mengejar keindahan dunia bukan mensyukuri indahnya dunia. -Yogas Ogest Swara-."

    Bukan Sebuah Karangan

    Another Self Come.

    Killing another self to get myself. Ready for it? I think not.
    Mereka memang benar sangat menggangu, sangat. Tentang kehidupan, tentang bersosial, tentang berkomunikasi, bahkan tentang rasa.
    Namun.. Daripada harus ditinggalkan, dihancurkan, atau dihilangkan dan dilenyapkan, mungkin lebih baik terganggu. Atau mungkin diolah menjadi terkendali.
    Padahal walau sangat mengganggu, mereka memberikan manfaat yang berguna. Hampir di setiap keadaan baru yang datang, hampir setiap saat itu pula muncul kehidupan baru. Walaupun agak merepotkan, itu sedikit menyenangkan.

    Semua selalu berkata "ANEH!", "LEBAY!", "TAK JELAS HIDUP-MU!", "MENJIJIKAN!", "MENAKUTKAN!", "HINA!".
    Tapi, apalah daya-ku yang belum mengerti apa yang terjadi.
    Sebuah hal lucu ketika mereka melontarkan kata seperti itu, Aku sama sekali tak merasa "sakit" dalam hati dan benar-benar tak peduli. Mungkin ini salah satu sisi baiknya. Ha ha..

    Tetapi, perlahan ketika Aku mulai berani terjun ke dunia sosial, Aku mulai merasa ada rasa iri. Aku mulai merasa ingin menjadi seperti yang lain, tanpa ada perkataan yang dijatuhkan padaku.
    Perlahan, Aku pun mulai mencoba belajar menjadi seperti mereka. Namun, ternyata jauh lebih menyakitkan. Dan akhirnya, kuputuskan untuk kembali ke kehidupanku.

    Semua terjadi begitu saja, seakan-akan ini menjadi takdir untukku.
    Takdir yang mungkin bisa dibilang layaknya sebuah kisah sinetron ataupun drama-drama karangan. Tapi, benarlah ini semua terjadi di kehidupanku bukan hanya di televisi, tapi dalam kehidupan. Ya.. Benar-benar dalam kehidupan.
    Terkadang, Aku merasa sudah tidak nyaman dan tidak layak untuk tetap hidup dan merasa sudah waktunya untuk mengakhiri hidup. Tapi entah kenapa tiba-tiba saja selalu rasa itu hilang ketika sudah diujung tanduk. Seakan-akan Sang Pencipta tak menginginkan hal itu.

    Bertahun-tahun telah kulewati dengan kondisi seperti ini.
    Bertahun-tahun kulewati dengan caci-makian orang.
    Bertahun-tahun pula merasa tak jelas dengan hidupku ini.
    Bertahun-tahun pula Aku sudah nyaris mengakhiri kehidupan.

    Sewaktu-waktu Aku pernah berpikir,
    "Bagaimana bila Aku mempunyai orang yang bisa kujadikan tempatku tenang?"
    "Bagaimana bila Aku mempunyai orang yang bisa menghentikanku melakukan 'keanehan'?"
    "Bagaimana bila Aku mempunyai orang yang bisa menjadi tempatku bercerita?"
    "Bagaimana bila Aku mempunyai teman? Sahabat? Atau bahkan cinta?"

    Aku pun mencoba mewujudkan pemikiranku tersebut dan mulai kembali terjun ke kehidupan sosial. Awalnya cukup sulit untuk berkomunikasi, namun Aku selalu berusaha sekuat mungkin untuk bisa seperti mereka atau mungkin hanya sekedar seperti bayangan mereka. Dan akhirnya Aku berhasil menemukan cara untuk bisa berada dengan mereka, bahkan tak hanya menjadi bayangan. Orang-orang menyebutnya "Rekayasa Sosial". Mungkin hanya hal itu yang bisa kulakukan agar bisa diterima oleh mereka. Pada akhirnya Aku mulai menjalani hidup dengan mereka, manusia yang menyebut diri merka "normal".
    Kemudian, Aku pun berhasil mendapatkan teman, bahkan sahabat. Tapi tidak dengan cinta, karena Aku belum mengetahui orientasi apa Aku ini atau mungkin bisa dibilang Aku belum bisa menemukan ketertarikanku. Ha ha..

    Awalnya, Aku merasa senang ketika Aku mendapatkan teman. Tapi kesenangan itu tak berlangsung lama.
    Karena diriku tak bisa menerima apa yang mereka lakukan.
    Karena diriku tak bisa menahan diri.
    Karena diriku tak kuasa menahan siapa Aku sebenarnya.
    Dan akhirnya, Aku pun melakukan hal yang yang seharusnya tak dilakukan. Aku menggunakan tubuh mereka dan nyaris menghilangkan kehidupannya.
    Arghh.. Betapa kesalnya Aku. Perlahan perasaan lamaku kembali setelah sekian lama hilang dan nyaris menghabisi hidupku, namun hal yang sama terulang. Perasaan itu menghilang begitu saja. Aku bertanya-tanya, "Apa sebenarnya yang Sang Pencipta inginkan?".

    Hari pun berlalu dengan kehidupan ku yang kembali dianggap "Hina".
    Suatu hari, mereka yang sekarang kusebut sahabat datang menemuiku setelah mereka tahu siapa Aku.
    Mereka berlaku seperti biasa, seakan-akan mereka sama sekali tak takut dengan diriku. Kemudian muncul dibenakku dan langsung ku katakan, "Aneh". Padahal itu hal yang biasa dilontarkan terhadapku, namun sekarang Aku yang mengatakannya. Ha ha
    Aku pun mulai berlalu dengan mereka yang kusebut sahabat dan mereka yang menyebutku sahabat.
    Sama seperti yang kulalui bersama temanku dulu, awalnya Aku merasa senang, tapi tak bertahan lama ketika Aku kembali tak bisa mengendalikan diri.
    Aku pun nyaris melakukan hal yang sama, tapi hal "aneh" itu pun terjadi. Mereka yang kusebut sahabat, seakan-akan bisa mengendalikanku dan kemudian bisa menangkanku begitu saja.
    Aku pun mulai berpikir, "Apakah ini yang Sang Pencipta inginkan? Apakah mereka perantara yang bisa menghilangkan diriku yang lain?".

    Akhirnya kehidupanku menjadi seperti baru. Walaupun sampai sekarang pun Aku masih seperti dulu, tetapi karena Aku mempunyai mereka, semua terasa berbeda.
    Dengan Sahabat Aku bisa menjadi seperti ini. Apakah dengan Cinta Aku bisa menjadi lebih baik? Entahlah..
    Aku hanya akan melanjutkan kehidupan yang diinginkan Sang Pencipta.

    Tapi..
    Aku tak tahu akan sampai berapa lama..

    Saturday, 23 February 2013

    KETIKA TIRAI TERTUTUP


    Ketika mendengar sebuah berita "miring" tentang saudara kita, apa reaksi kita pertama kali? Kebanyakan dari kita dengan sadarnya akan menelan berita itu, bahkan ada juga yang dengan semangat meneruskannya kemana-mana.

    Kita ceritakan aib saudara kita, sambil berbisik, "sst! Ini rahasia lho!" Yang dibisiki akan meneruskan berita tersebut ke yang lainnya, juga sambil berpesan, "ini rahasia lho!"

    Kahlil Gibran dengan baik melukiskan hal ini dalam kalimatnya, "jika kau sampaikan rahasiamu pada angin, jangan salahkan angin bila ia kabarkan pada pepohonan."

    Inilah yang sering terjadi. Saya memiliki seorang rekan muslimah yang terpuji akhlaknya. Ketika dia menikah saya menghadiri acaranya. Beberapa minggu kemudian, seorang sahabat mengatakan, "saya dengar dari si A tentang "malam pertamanya" si B." Saya kaget dan saya tanya, "dari mana si A tahu?" Dengan enteng rekan saya menjawab, "ya dari si B sendiri! Bukankah mereka kawan akrab…"

    Masya Allah! Rupanya bukan saja "rahasia" orang lain yang kita umbar ke mana-mana, bahkan "rahasia kamar" pun kita ceritakan pada sahabat kita, yang sayangnya juga punya sahabat, dan sahabat itu juga punya sahabat.

    Saya ngeri mendengar hadits Nabi : "Barang siapa yang membongkar-bong
    kar aib saudaranya, Allah akan membongkar aibnya. Barang siapa yang dibongkar aibnya oleh Allah, Allah akan mempermalukannya, bahkan di tengah keluarganya."

    Fakhr al-Razi dalam tafsirnya menceritakan sebuah riwayat bahwa para malaikat melihat di lauh al-mahfudz akan kitab catatan manusia. Mereka membaca amal saleh manusia. Ketika sampai pada bagian yang berkenaan dengan kejelekan manusia, tiba-tiba sebuah tirai jatuh menutupnya. Malaikat berkata, "Maha Suci Dia yang menampakkan yang indah dan menyembunyikan yang buruk."

    Jangan bongkar aib saudara kita, supaya Allah tidak membongkar aib kita. "Ya Allah, tutupilah aib dan segala kekurangan kami di mata penduduk bumi dan langit dengan rahmat dan kasih sayang-Mu, Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."

    AKU MASIH PERAWAN


    Cewek : “Aku masih perawan, nggak pernah ciuman, pegangan tangan, bercumbu, atau jalan-jalan berdua saja dengan bukan muhrimku, dan dengan laki-laki manapun…”

    Cowok : glek….. “Masa sih…?”

    Cewek : “Iya, AKU MASIH PERAWAN, JELAS….!!!!” Aku masih perawan, utuh, murni 100 persen, tidak berkurang sedikitpun, aku tidak pernah “pacaran” seperti orang kebanyakan, aku lihat lelaki itu dari bagaimana pola pikir di kepalanya bukan “Pola Tangan dan Pola Matanya” melihatku.

    Cowok : “Bodoh loe,”

    Cewek : Biarin, aku lebih suka dibilang “Bodoh” sebab bodoh itu melindungiku dari melakukan hal-hal “pintar” tapi sebenarnya aku sendiri TIDAK TAHU.

    Cowok : “Sekarang bukan jamannya neng...”

    Cewek : Ya, benar, sekarang memang bukan jamannya menyembunyikan atau mengatakan “tabu” kalau bicara soal keperawanan, zaman sekarang sudah terbuka, orang bisa bicara dari sudut mana saja, dengan cara berfikir apa saja tentang keperawanan. Silakan... Tapi sorry, tapi tidak bagiku.

    Cowok : “Pantesan, sekarang belum dapat pacar…”

    Cewek : “Aku cari suami yang bisa dijadikan pacar, bukan pacar yang belum tentu jadi suami.”

    Cowok : “Kolot, Kuno, Nggak Gaul, Nggak ngikutin trend…”

    Cewek : “Ah ngga papalah, toh yang bilang aku Kolot, Kuno, Nggak Gaul, Nggak ngikutin trend itu kan manusia, Tuhan ngga.”

    Cowok : “Sok munafik…!!!”

    Cewek : “Kalau munafik itu orang yang ngga konsisten, ngomong ini tapi ngelakuin ini, tapi menjaga keperawanan itu kewajiban.”

    Cowok : “Sok Suci….!!!”

    Cewek : “Bukankah “Kesucian” seorang wanita memang harus dijaga, ada orang aneh bilang: “Kamu perempuan tuh memang anak ayah dan ibumu, tapi sebenarnya kamu itu titipan suamimu pada mereka, jadi harus dijaga semuanya, jangan ada yang hilang. Dijaga sampai nanti dia siap membawamu pergi dari mereka dengan satu ikatan yang suci dan diridhoi. Emangnya kamu mau kalau nanti dibilang Ayah dan Ibumu tidak becus menjaga titipannya.”

    Cowok : Isi sendiri...

    Pesan : Jagalah titipan orang tuamu untuk suamimu kelak bukan untuk pacarmu yang sekarang.

    Friday, 8 February 2013

    Motivator Nomor Satu

    10 MOTIVATOR TERBAIK DI INDONESIA

    2. Mario Teguh
    3. Andrie Wongso
    4. Tung Desem Waringin
    5. Krisnamurti
    6. Bong Chandra
    7. James Gwee
    8. Gede Prama
    9. Hermawan Kartajaya
    10. Christian Andrianto

    Kok nomor 1 tidak ada?

    -
    -
    -
    -
    -
    -
    -
    -
    -
    -


    1. Diri Anda Sendiri

    Motivator terbaik untuk anda adalah diri anda sendiri. Tidak ada yang dapat mengubah hidup anda selain diri anda sendiri. Kita semua terlahir sebagai seorang pemenang. Dari jutaan sel sperma, kitalah yang terpilih untuk lahir. Motivator dari nomor 2 sampai 10 hanyalah pemacu semangat kita. Karena walaupun kita mengikuti jutaan seminarpun, tapi dalam diri kita belum ada niat untuk berubah sama saja dengan nol. Anda, saya, dan kita semua adalah juara!

    Sering kita dengar musuh terbesar adalah diri kita sendiri, itu benar! Kalahkan diri anda sendiri, baru anda bisa mencapai tangga yang lebih tinggi. Tidak ada kata terlambat untuk berubah!

    Tuesday, 5 February 2013

    Yang Seharusnya


    Pacaran pegangan tangan bukan tanda berani | datangi ayahnya tentukan tanggal nikah itu baru nyali

    cara mudah tau lelaki PHP atau bukan | tanyain "kapan kita menikah?" | kalau ada unsur "nanti" "emm.." "kalau" >> lelaki PHP tuh

    belum halal sudah berani pegang | jangan heran sudah nikah dia pegang wanita lain | kan sudah belajar maksiat sejak pacaran

    belum halal sudah banyak janji ini-itu | nikah aja banyak alasan | pas udah nikah ditagih janjinya? lebih banyak lagi alasan

    boleh liat boleh pegang, itu barang sampel | boleh liat jangan pegang, ini stock baru | beli baru liat dan pegang, ini eksklusif :D

    Hukum Facebook-an


    Boleh pesbukan, asalkan tidak upload poto yang tidak sopan.

    Boleh pesbukan,asalka­n tidak mengandung kemudharatan.

    Boleh pesbukan,asalka­n tidak berniat untuk keburukan.

    Boleh pesbukan,asalka­n dengan niat untuk kebaikan.

    Boleh pesbukan,asalka­n bukan untuk bersenang senang dalam kemunkaran

    Boleh pesbukan,asalka­n bukan dalam kemaksiatan

    dan 1 lagi
    Boleh pesbukan,asalka­n bukan untuk berpacaran,dan bercinta cinta'an

    Monday, 4 February 2013

    HIDUP DAN BELAJAR

    Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
    Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
    Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
    Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
    Aku belajar tegar dari kehilangan

    Hidup Adalah BELAJAR.......
    Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
    Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
    Belajar Taat Meski Berat,
    Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
    Belajar Sabar Meski Terbebani,
    Belajar Setia Meski Tergoda,
    Belajar Memberi Meski Tak Seberapa,
    Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
    Belajar Tenang Meski Gelisah,
    Belajar Percaya Meski Susah,

    Sunday, 3 February 2013

    Asal


    “Pada hari itu(akhirat) sahabat-sahabat karib, setengahnya akan menjadi musuh kepada setengahnya yang lain, kecuali orang-orang yang persahabatannya berdasarkan taqwa (iman dan amal soleh).” Surah Az-Zukhruf ayat 67.
    Makanya, Kita harus bersahabat karena Taqwa, supaya nanti di akhirat gak terpisahkan :)
    Rasulullah SAW bersabda :

    Saturday, 2 February 2013

    Rokok? Cius ada untungnya???

    Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok, tapi setelah diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama sekali tidak berbahaya!


    Ada sebuah the untold story yang membuka mata dunia bahwa rokok itu tidak berbahaya sama sekali.

    Berikut cuplikan-nya:

    Ada tiga orang pakar. Mereka selalu bersama kemana saja.
    Tapi ketiganya memiliki kesukaan beda.

    Setiap Orang

    Setiap orang punya masa lalu
    Setiap orang punya kisah lama
    Setiap orang memiliki latar yang
    berbeda dan mungkin
    Setiap orang pernah melakukan
    kesalahan
    .


    Namun,,,
    .
    Setiap orang memiliki HAK
    untuk berubah
    Setiap orang memiliki HAK
    untuk memilih jalan hidup
    Setiap orang memiliki HAK
    untuk menjadi lebih baik
    Setiap orang memiliki pilihan
    akhir hidupnya
    Apakah ia akan mengakhiri
    masa hidupnya dengan kelam,
    lumpur, gelap, hitam, kelam
    oleh dosa yang tidak pernah
    berubah sejak masa lalunya,
    bahkan lumpur hitam itu lebih
    parah dibanding latar
    belakangnya? Lalu
    meninggalkan anak yang
    menempuh jalan yang sama?
    .
    Ataukah,,,
    .
    Ia akan mengakhiri masa
    hidupnya dengan lembaran baru
    yang masih putih, ditulis dengan
    hati-hati agar tidak kotor &
    kusam seperti halaman-halaman
    selanjutnya? Dan memberikan
    halaman-halaman
    ­ putih bagi
    keturunan-ketur
    ­unan
    sepeninggalnya?
    You have a choice...
    Setiap orang, memiliki masa lalu
    Setiap orang, memiliki HAK
    untuk berubah lebih baik...

    Insya Allah ..

    Friday, 1 February 2013

    Masa Lalu yang Indah :) terenggut Oleh jaman :(

    >>>> Masih inget tahun 2000 an ?


    Jaman SD - SMP kita dulu yang pernah Trend?
    *Artis cilik JOSHUA (Di obok- obok), SHERINA (Dia pikir)
    *Baca komik Doraemon, Dragon Ball, Kungfu Boy
    atau Conan di kelas sampe disita Guru :D
    *Rebutan main Mesin Dingdong. Kalo yg tajir
    beli Nintendo, Sega, atau Gameboy buat main
    game Mario Bross sama Sonic.
    *Ngabisin koinan di Telephone umum atau Wartel, PDKT
    sama kenalan.

    Itukah CINTA?


    Mungkin namamu bukan "Indah" tapi menurutku Hatimu itu Indah, seindah rupamu.
    Mungkin namamu juga bukan "Cantik" tapi menurutku kecantikan Hatimu telah mengalahkan segala kecantikan.
    Aku bersyukur Allah menjadikanmu "Hal yang Indah" layaknya namaNya yang MAHA INDAH
    Ya, aku bersyukur Allah telah menciptakan Engkau ada bersamaku.
    Entah apa yang aku rasakan, tapi ada hal yang ingin kuucapkan.
    "Aku menyukaimu. Aku tertarik padamu. Dan aku ingin sekali menjadi imammu.
    Maukah engkau menerima rasa hatiku dan saling setia menunggu sampai kita siap menikah nanti?" :))

    Thursday, 24 January 2013

    Sahabat Dalam Hal Nyata

    Luruskan Niat Dalam Persahabatan

    Seorang Sahabat bisa lebih baik dan lebih dekat dari pada saudara atau keluarga, sahabat juga bisa menjadi seorang yang lebih jahat dari pada penjahat sekalipun. itu semua tergantung bagaimana cara kita berteman, dan teman seperti apa yang kita pilih.

    Monday, 21 January 2013

    Cerita Harianku



     Pada saat dua orang sahabat berjalan pulang setelah selesai dari bermain di suatu tempat bersama dengan sahabat lainnya,  salah seorang sahabat itu bercerita kepada sahabatnya.

    A: Aku senang melihat sahabatku bahagia dan bersenang-senang. Pokoknya, aku akan melakukan apapun agar sahabatku bisa senang dan bahagia.
    B: Biarpun dengan uang?
    A: Ya,
    B: Benarkah? Tapi bagaimana jika kamu tidak mempunyai uang? Apakah kamu bisa membuat sahabatmu senang?

    Saturday, 22 December 2012

    Permintaan Maaf


    Agil bersyukur bisa punya temen kaya Adi. Karena Agil belom pernah punya temen kaya Adi di kehidupan Agil.
    Adi inget gak, waktu kita libur sekolah kemaren? tiap hari kita jalan-jalan, kesana kemari naek motor bareng, sampe-sampe pulang malem. Haha.. tapi pas waktu liburan hampir abis, Agil harus ngelanjutin tugas, terpaksa jalan-jalan kita akhiri, rasanya ngeselin banget, padahal lagi seru-serunya sama Adi. tapi Semenjak saat itulah Agil punya keyakinan kalo Adi memang pantas jadi Sahabat Agil.

    Thursday, 1 November 2012

    Puisi untuk Sahabat


    Sahabat
    Adalah hati yang hangat
    Sehangat kopi susu buatan ibu
    Menyejukkan mulut dan rasa
    Tanpa musti bergelora

    Sahabat
    Jalannya tak berjejak
    Tak pula berpeluh keringat
    Namun memberi semangat
    Sahabat bukanlah cinta sejuta rasa
    Bukan pula bara api rindu di dada
    Hanya seuntai benang sutera
    Yang cukup erat mengikat
    Nurani yang jahat

    Sahabat adalah serumput kata yang sejuk
    Sesejuk embun di pelupuk mata
    Yang menidurkan jiwa
    Tanpa berjuta aksara

    Sahabat
    Mungkinkah engkau menjadi sang juru penyelamat?
    atas anggur cinta yang memabukan
    Atau istana suka yang mengilusikan
    Atau tsunami duka yang menenggelamkan
     

    Love you my Bestfriends :)

    Friday, 26 October 2012

    10 PESAN ORANGTUA untuk ANAK


    1. Bukankah ayah menggendong kamu sedari kamu masih bayi? Tapi baiklah nak, asal kamu ingat memperlambat jalanmu ketika kami telah renta.

    2. Andai kamu melihat apa yang kami lihat, kau akan berharap tetap berada di rahim bundamu. Tapi baiklah nak, asalkan kau dapat menjaga pandanganmu.

    3. Bila waktu di dunia ini tak terbatas, tak ada tempat kami ingin habiskan kecuali bersamamu, nak. Tapi baiklah, asal kau tak bosan menjelaskan apa yang kami lupakan saat kami sudah pikun dan renta.

    4. Justru kami memperlakukan kamu agar kamu tak perlu tahu bagaimana buruknya kami diperlakukan. Tapi baiklah nak, asal kamu tahu bagaimana memperlakukan kami saat kami tak mampu lagi memperlakukan kamu dengan baik.

    5. Bukankah kami sudah berikan segalanya agar kamu menjadi sesuatu yang tak hanya berharga di mata kami, tapi di mata orang lain? Tapi sanggupkah kau berikan segalanya sekedar agar kami tak kesepian di hari tua?

    6. Kami ingat memuji kamu selalu di waktu kecil hanya untuk hal-hal sederhana seperti mengucap huruf dari A sampai Z, berhitung dari satu sampai sepuluh. Namun pernahkah kamu memuji kami untuk hal-hal sederhana seperti mengantarkan kamu ke sekolah, menyiapkan makan malammu, atau menemani kamu tidur di waktu malam?

    7. Kami tak akan mengganggumu mengambil keputusan nak, kami hanya orang tua yang memberimu saran agar tidak bernasib seperti kami di masa depan. Tapi baiklah nak, selama kau tak keluar dari akidah…

    8. Baiklah nak, tetapi jika aku tak boleh melakukan segalanya untukmu, mengapa kau marah dan merajuk ketika tak mendapatkan apa yang kau inginkan ketika kami tak mampu memberikan?

    9. Bagi kami kebahagian kami haruslah menjadi kebahagiaan kamu juga nak, tetapi baiklah kalau kau menganggap kebahagiaanmu harus menjadi milikmu sendiri.

    10. Sudah mampukah kamu mengikuti shalat tahajud ayah, sementara kamu tertidur lelap? Adakah kamu di rumah saat ayah shalat dhuha? Kaulah yang katakan kepada ayah bagaimana harusnya kau mengikuti ayah dalam beribadah?

    10 PESAN ANAK untuk ORANGTUA




    Bacalah sebagai bahan instropeksi, bukan untuk saling menyalahkan, karena entah sebagai anak atau orang-tua, kita tetap manusia biasa yang mempunyai salah


    1. Tangan saya masih kecil.
    Tolong jangan mengharapkan kesempurnaan setiap kali saya merapikan tempat tidur, menggambar, atau melempar bola. Kaki saya masih pendek. Tolong perlambat agar saya bisa berjalan beriringan dengan Ayah / Bunda.

    2. Mata saya belum melihat dunia seperti yang Ayah/ Bunda lihat.
    Tolong izinkan kami menjelajahinya secara aman. Jangan memberikan larangan yang tak perlu.

    3. Selalu akan ada saja pekerjaan di dalam rumah tangga.
     Saya masih kecil untuk waktu yang begitu singkat. Tolong luangkan lebih banyak waktu untuk menjelaskan dunia yang ajaib ini, dan lakukan secara tulus ikhlas.

    4. Perasaan saya masih halus.
    Tolong sensitif terhadap kebutuhan-kebutuhan kami. Jangan memarahi saya sepanjang hari. Ayah / Bunda pasti tak senang kalau dimarahi karena ingin tahu. Perlakukan saya seperti Ayah / Bunda ingin diperlakukan.

    5. Saya adalah hadiah yang istimewa dari Tuhan.
     Tolong perlakukan saya sebagai harta berharga, berikan bimbingan untuk semua tindakan saya. Beri saya panduan tentang cara menjalani hidup dan mendisiplin saya dengan cara manis.

    6. Saya memerlukan dorongan dan pujian Ayah/Bunda untuk tumbuh.
    Tolong jangan cepat mencela. Ingat, Ayah/Bunda dapat mengkritik hal-hal yang saya kerjakan tanpa mencela saya.

    7. Tolong beri saya kebebasan untuk membuat keputusan-keputusan menyangkut diri saya sendiri.
    Izinkan saya untuk gagal sehingga saya dapat belajar dari kesalahan-kesalahan saya. Lalu suatu hari, saya akan siap untuk membuat keputusan-keputusan yang dituntut hidup dari saya.

    8. Tolong jangan kerjakan segalanya untuk saya.
     Kadang, cara ini membuat saya merasa upaya saya tidak sesuai dengan harapan Ayah/Bunda. Saya tahu ini sulit, tapi tolong jangan membandingkan saya dengan saudara perempuan/ laki-laki saya.

    9. Tolong jangan takut untuk pergi berakhir pekan bersama.
    Anak-anak perlu libur tanpa orangtua, sama seperti orangtua perlu libur tanpa anak-anak. Selain itu, berlibur hanya berdua adalah cara baik untuk menunjukkan kepada kami, anak-anak, bahwa perkawinan Ayah/Bunda sangat istimewa.

    10. Tolong ajak kami beribadah secara teratur, beri contoh yang baik untuk saya teladani.

    ShareBar by Tutorial Blogspot

    Translate