Saturday, 23 February 2013

KETIKA TIRAI TERTUTUP


Ketika mendengar sebuah berita "miring" tentang saudara kita, apa reaksi kita pertama kali? Kebanyakan dari kita dengan sadarnya akan menelan berita itu, bahkan ada juga yang dengan semangat meneruskannya kemana-mana.

Kita ceritakan aib saudara kita, sambil berbisik, "sst! Ini rahasia lho!" Yang dibisiki akan meneruskan berita tersebut ke yang lainnya, juga sambil berpesan, "ini rahasia lho!"

Kahlil Gibran dengan baik melukiskan hal ini dalam kalimatnya, "jika kau sampaikan rahasiamu pada angin, jangan salahkan angin bila ia kabarkan pada pepohonan."

Inilah yang sering terjadi. Saya memiliki seorang rekan muslimah yang terpuji akhlaknya. Ketika dia menikah saya menghadiri acaranya. Beberapa minggu kemudian, seorang sahabat mengatakan, "saya dengar dari si A tentang "malam pertamanya" si B." Saya kaget dan saya tanya, "dari mana si A tahu?" Dengan enteng rekan saya menjawab, "ya dari si B sendiri! Bukankah mereka kawan akrab…"

Masya Allah! Rupanya bukan saja "rahasia" orang lain yang kita umbar ke mana-mana, bahkan "rahasia kamar" pun kita ceritakan pada sahabat kita, yang sayangnya juga punya sahabat, dan sahabat itu juga punya sahabat.

Saya ngeri mendengar hadits Nabi : "Barang siapa yang membongkar-bong
kar aib saudaranya, Allah akan membongkar aibnya. Barang siapa yang dibongkar aibnya oleh Allah, Allah akan mempermalukannya, bahkan di tengah keluarganya."

Fakhr al-Razi dalam tafsirnya menceritakan sebuah riwayat bahwa para malaikat melihat di lauh al-mahfudz akan kitab catatan manusia. Mereka membaca amal saleh manusia. Ketika sampai pada bagian yang berkenaan dengan kejelekan manusia, tiba-tiba sebuah tirai jatuh menutupnya. Malaikat berkata, "Maha Suci Dia yang menampakkan yang indah dan menyembunyikan yang buruk."

Jangan bongkar aib saudara kita, supaya Allah tidak membongkar aib kita. "Ya Allah, tutupilah aib dan segala kekurangan kami di mata penduduk bumi dan langit dengan rahmat dan kasih sayang-Mu, Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."

AKU MASIH PERAWAN


Cewek : “Aku masih perawan, nggak pernah ciuman, pegangan tangan, bercumbu, atau jalan-jalan berdua saja dengan bukan muhrimku, dan dengan laki-laki manapun…”

Cowok : glek….. “Masa sih…?”

Cewek : “Iya, AKU MASIH PERAWAN, JELAS….!!!!” Aku masih perawan, utuh, murni 100 persen, tidak berkurang sedikitpun, aku tidak pernah “pacaran” seperti orang kebanyakan, aku lihat lelaki itu dari bagaimana pola pikir di kepalanya bukan “Pola Tangan dan Pola Matanya” melihatku.

Cowok : “Bodoh loe,”

Cewek : Biarin, aku lebih suka dibilang “Bodoh” sebab bodoh itu melindungiku dari melakukan hal-hal “pintar” tapi sebenarnya aku sendiri TIDAK TAHU.

Cowok : “Sekarang bukan jamannya neng...”

Cewek : Ya, benar, sekarang memang bukan jamannya menyembunyikan atau mengatakan “tabu” kalau bicara soal keperawanan, zaman sekarang sudah terbuka, orang bisa bicara dari sudut mana saja, dengan cara berfikir apa saja tentang keperawanan. Silakan... Tapi sorry, tapi tidak bagiku.

Cowok : “Pantesan, sekarang belum dapat pacar…”

Cewek : “Aku cari suami yang bisa dijadikan pacar, bukan pacar yang belum tentu jadi suami.”

Cowok : “Kolot, Kuno, Nggak Gaul, Nggak ngikutin trend…”

Cewek : “Ah ngga papalah, toh yang bilang aku Kolot, Kuno, Nggak Gaul, Nggak ngikutin trend itu kan manusia, Tuhan ngga.”

Cowok : “Sok munafik…!!!”

Cewek : “Kalau munafik itu orang yang ngga konsisten, ngomong ini tapi ngelakuin ini, tapi menjaga keperawanan itu kewajiban.”

Cowok : “Sok Suci….!!!”

Cewek : “Bukankah “Kesucian” seorang wanita memang harus dijaga, ada orang aneh bilang: “Kamu perempuan tuh memang anak ayah dan ibumu, tapi sebenarnya kamu itu titipan suamimu pada mereka, jadi harus dijaga semuanya, jangan ada yang hilang. Dijaga sampai nanti dia siap membawamu pergi dari mereka dengan satu ikatan yang suci dan diridhoi. Emangnya kamu mau kalau nanti dibilang Ayah dan Ibumu tidak becus menjaga titipannya.”

Cowok : Isi sendiri...

Pesan : Jagalah titipan orang tuamu untuk suamimu kelak bukan untuk pacarmu yang sekarang.

Friday, 8 February 2013

Motivator Nomor Satu

10 MOTIVATOR TERBAIK DI INDONESIA

2. Mario Teguh
3. Andrie Wongso
4. Tung Desem Waringin
5. Krisnamurti
6. Bong Chandra
7. James Gwee
8. Gede Prama
9. Hermawan Kartajaya
10. Christian Andrianto

Kok nomor 1 tidak ada?

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


1. Diri Anda Sendiri

Motivator terbaik untuk anda adalah diri anda sendiri. Tidak ada yang dapat mengubah hidup anda selain diri anda sendiri. Kita semua terlahir sebagai seorang pemenang. Dari jutaan sel sperma, kitalah yang terpilih untuk lahir. Motivator dari nomor 2 sampai 10 hanyalah pemacu semangat kita. Karena walaupun kita mengikuti jutaan seminarpun, tapi dalam diri kita belum ada niat untuk berubah sama saja dengan nol. Anda, saya, dan kita semua adalah juara!

Sering kita dengar musuh terbesar adalah diri kita sendiri, itu benar! Kalahkan diri anda sendiri, baru anda bisa mencapai tangga yang lebih tinggi. Tidak ada kata terlambat untuk berubah!

Tuesday, 5 February 2013

Yang Seharusnya


Pacaran pegangan tangan bukan tanda berani | datangi ayahnya tentukan tanggal nikah itu baru nyali

cara mudah tau lelaki PHP atau bukan | tanyain "kapan kita menikah?" | kalau ada unsur "nanti" "emm.." "kalau" >> lelaki PHP tuh

belum halal sudah berani pegang | jangan heran sudah nikah dia pegang wanita lain | kan sudah belajar maksiat sejak pacaran

belum halal sudah banyak janji ini-itu | nikah aja banyak alasan | pas udah nikah ditagih janjinya? lebih banyak lagi alasan

boleh liat boleh pegang, itu barang sampel | boleh liat jangan pegang, ini stock baru | beli baru liat dan pegang, ini eksklusif :D

Hukum Facebook-an


Boleh pesbukan, asalkan tidak upload poto yang tidak sopan.

Boleh pesbukan,asalka­n tidak mengandung kemudharatan.

Boleh pesbukan,asalka­n tidak berniat untuk keburukan.

Boleh pesbukan,asalka­n dengan niat untuk kebaikan.

Boleh pesbukan,asalka­n bukan untuk bersenang senang dalam kemunkaran

Boleh pesbukan,asalka­n bukan dalam kemaksiatan

dan 1 lagi
Boleh pesbukan,asalka­n bukan untuk berpacaran,dan bercinta cinta'an

Monday, 4 February 2013

HIDUP DAN BELAJAR

Aku belajar diam dari banyaknya bicara.
Aku belajar sabar dari sebuah kemarahan.
Aku belajar mengalah dari suatu keegoisan.
Aku belajar menangis dari kebahagiaan.
Aku belajar tegar dari kehilangan

Hidup Adalah BELAJAR.......
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,

Sunday, 3 February 2013

Asal


“Pada hari itu(akhirat) sahabat-sahabat karib, setengahnya akan menjadi musuh kepada setengahnya yang lain, kecuali orang-orang yang persahabatannya berdasarkan taqwa (iman dan amal soleh).” Surah Az-Zukhruf ayat 67.
Makanya, Kita harus bersahabat karena Taqwa, supaya nanti di akhirat gak terpisahkan :)
Rasulullah SAW bersabda :

Saturday, 2 February 2013

Rokok? Cius ada untungnya???

Banyak orang menghawatirkan bahaya rokok, tapi setelah diselidiki oleh beberapa pakar dalam bidangnya ternyata rokok itu sama sekali tidak berbahaya!


Ada sebuah the untold story yang membuka mata dunia bahwa rokok itu tidak berbahaya sama sekali.

Berikut cuplikan-nya:

Ada tiga orang pakar. Mereka selalu bersama kemana saja.
Tapi ketiganya memiliki kesukaan beda.

Setiap Orang

Setiap orang punya masa lalu
Setiap orang punya kisah lama
Setiap orang memiliki latar yang
berbeda dan mungkin
Setiap orang pernah melakukan
kesalahan
.


Namun,,,
.
Setiap orang memiliki HAK
untuk berubah
Setiap orang memiliki HAK
untuk memilih jalan hidup
Setiap orang memiliki HAK
untuk menjadi lebih baik
Setiap orang memiliki pilihan
akhir hidupnya
Apakah ia akan mengakhiri
masa hidupnya dengan kelam,
lumpur, gelap, hitam, kelam
oleh dosa yang tidak pernah
berubah sejak masa lalunya,
bahkan lumpur hitam itu lebih
parah dibanding latar
belakangnya? Lalu
meninggalkan anak yang
menempuh jalan yang sama?
.
Ataukah,,,
.
Ia akan mengakhiri masa
hidupnya dengan lembaran baru
yang masih putih, ditulis dengan
hati-hati agar tidak kotor &
kusam seperti halaman-halaman
selanjutnya? Dan memberikan
halaman-halaman
­ putih bagi
keturunan-ketur
­unan
sepeninggalnya?
You have a choice...
Setiap orang, memiliki masa lalu
Setiap orang, memiliki HAK
untuk berubah lebih baik...

Insya Allah ..

Friday, 1 February 2013

Masa Lalu yang Indah :) terenggut Oleh jaman :(

>>>> Masih inget tahun 2000 an ?


Jaman SD - SMP kita dulu yang pernah Trend?
*Artis cilik JOSHUA (Di obok- obok), SHERINA (Dia pikir)
*Baca komik Doraemon, Dragon Ball, Kungfu Boy
atau Conan di kelas sampe disita Guru :D
*Rebutan main Mesin Dingdong. Kalo yg tajir
beli Nintendo, Sega, atau Gameboy buat main
game Mario Bross sama Sonic.
*Ngabisin koinan di Telephone umum atau Wartel, PDKT
sama kenalan.

Itukah CINTA?


Mungkin namamu bukan "Indah" tapi menurutku Hatimu itu Indah, seindah rupamu.
Mungkin namamu juga bukan "Cantik" tapi menurutku kecantikan Hatimu telah mengalahkan segala kecantikan.
Aku bersyukur Allah menjadikanmu "Hal yang Indah" layaknya namaNya yang MAHA INDAH
Ya, aku bersyukur Allah telah menciptakan Engkau ada bersamaku.
Entah apa yang aku rasakan, tapi ada hal yang ingin kuucapkan.
"Aku menyukaimu. Aku tertarik padamu. Dan aku ingin sekali menjadi imammu.
Maukah engkau menerima rasa hatiku dan saling setia menunggu sampai kita siap menikah nanti?" :))

Thursday, 24 January 2013

Sahabat Dalam Hal Nyata

Luruskan Niat Dalam Persahabatan

Seorang Sahabat bisa lebih baik dan lebih dekat dari pada saudara atau keluarga, sahabat juga bisa menjadi seorang yang lebih jahat dari pada penjahat sekalipun. itu semua tergantung bagaimana cara kita berteman, dan teman seperti apa yang kita pilih.

Monday, 21 January 2013

Cerita Harianku



 Pada saat dua orang sahabat berjalan pulang setelah selesai dari bermain di suatu tempat bersama dengan sahabat lainnya,  salah seorang sahabat itu bercerita kepada sahabatnya.

A: Aku senang melihat sahabatku bahagia dan bersenang-senang. Pokoknya, aku akan melakukan apapun agar sahabatku bisa senang dan bahagia.
B: Biarpun dengan uang?
A: Ya,
B: Benarkah? Tapi bagaimana jika kamu tidak mempunyai uang? Apakah kamu bisa membuat sahabatmu senang?

ShareBar by Tutorial Blogspot

Translate