Sahabat Adalah hati yang hangat Sehangat kopi susu buatan ibu Menyejukkan mulut dan rasa Tanpa musti bergelora
Sahabat Jalannya tak berjejak Tak pula berpeluh keringat Namun memberi semangat Sahabat bukanlah cinta sejuta rasa Bukan pula bara api rindu di dada Hanya seuntai benang sutera Yang cukup erat mengikat Nurani yang jahat
Sahabat adalah serumput kata yang sejuk Sesejuk embun di pelupuk mata Yang menidurkan jiwa Tanpa berjuta aksara
Sahabat Mungkinkah engkau menjadi sang juru penyelamat? atas anggur cinta yang memabukan Atau istana suka yang mengilusikan Atau tsunami duka yang menenggelamkan
No comments:
Post a Comment