Sunday, 6 October 2019

#SIP Alur Sistem Payroll

 Payroll merupakan sistem administrasi penggajian perusahaan untuk karyawan atau pegawai secara lebih mudah. Sistem payroll memudahkan pekerjaan rutin staf HRD setiap bulannya dalam menghitung gaji yang harus dibayarkan dan dihitung berdasarkan gaji pokok, tunjangan transport, uang makan, dan uang lembur. Proses hitung gaji karyawan secara manual tentu saja akan menghabiskan banyak waktu, terlebih jika perusahaan memiliki ratusan hingga ribuan karyawan. Oleh karena itu, dengan adanya sistem payroll proses hitung gaji karyawan akan lebih mudah dan praktis. 

Berikut ini ialah alur dari suatu payroll:

  • Melakukan pendataan pada seluruh karyawan, baik karyawan lepas, tetap, memiliki tingkat jabatan yang tinggi atau rendah, semua data tersebut disiapkan pada data master, agar lebih mudah  dalam melakukan input data atau mengolah data lebih lanjut.
  • Kemudian perhatikan pajak, asuransi, serta pengurangan yang akan diberikan pada setiap karyawan.
  • Periksa kehadiran karyawan, karena akan mempengaruhi kinerja serta penghasilan dari karyawan.
  • Bila sudah, maka proses penghitungan gaji karyawan sudah dapat dilakukan, yaitu dengan melihat dari data master karyawan, pengurangan-pengurangan, serta absensi karyawan.
  • Barulah sistem payroll ini dapat menghasillkan pemberian gaji karyawan.


  • #SIP Arsitektur Komputer dan Sistem Kognisi

    Arsitektur Komputer

    A. Definisi arsitektur komputer
      Arsitektur komputer adalah dapat dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus sebagai suatu seni mengenai cara interkoneksi antara berbagai komponen perangkat keras atau hardware untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang dapat memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan juga target biayanya.
     Dalam bidang teknik komputer, definisi arsitektur komputer adalah suatu konsep perencanaan dan juga struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer atau ilmu yang bertujuan untuk perancangan sistem komputer.
      Arsitektur von Neumann (atau Mesin Von Neumann) adalah arsitektur yang diciptakan oleh John von Neumann [1903 – 1957]. Arsitektur ini digunakan oleh hampir pada semua komputer pada saat ini. Arsitektur Von Neumann ini menggambarkan komputer dengan 4 (empat) bagian utama, yaitu: Unit Aritmatika & Logis (ALU), unit kontrol, memori, & alat masukan & hasil (secara kolektif dinamakan I/O). Bagian tersebut dihubungkan oleh berkas kawat, “bus”.
    B. Kategori arsitektur komputer
    Arsitektur komputer ini mengandung 3 (tiga) sub-kategori, diantaranya meliputi:
    • Set intruksi (ISA).
    • Arsitektur mikro dari ISA, dan juga
    • Sistem desain dari semua atau seluruh komponen dalam perangkat keras (hardware) komputer ini.
    Arsitektur Komputer yaitu desain komputer yang meliputi:
    • Set instruksi.
    • Komponen hardware (perangkat keras).
    • Organisasi atau susunan sistemnya.
    C. Bagian arsitektur komputer
    Terdapat 2 (dua) bagian pokok arsitektur komputer:
    • Instructure Set Architecture, adalah spesifikasi yang menentukan bagaimana programmer bahasa mesin berinteraksi dengan komputer.
    • Hardware System Architacture yaitu subsistem hardware (perangkat keras) dasar yaitu CPU, Memori, serta OS.
    D. Perubahan pada arsitektur komputer
    Cara-cara untuk melakukan perubahan pada arsitektur, yaitu seperti:
    • Membangun array prosesor.
    • Menerapkan proses pipelining.
    • Membangun komputer multiprosesor.
    • Membangun komputer dengan arsitektur yang lain.
    E. Kualitas arsitektur komputer
    Terdapat beberapa atribut yang dipakai untuk mengukur kualitas komputer, diantaranya :
    • Generalitas.
    • Applicability (Daya Terap).
    • Efesiensi.
    • Kemudahan Penggunaan atau pemakaian.
    • Daya Tempa (Maleability).
    • Dan daya Kembang (Expandibility).
    F. Faktor arsitektur komputer
    Terdapat faator-faktor yang dapat berpengaruh pada keberhasilan arsitektur komputer, 3 (tiga) diantaranya adalah:
    1. Yang pertama manfaat Arsitektural diantaranya yaitu:
    • Aplicability.
    • Maleability.
    • Expandibility.
    • Comptible.
    2. Kinerja Sistem.
    Yaitu untuk mengukur kinerja dari sistem, ada serangkaian program yang standard yang dijalankan yang dapat di sebut Benchmark pada komputer yang akan diuji ukuran kinerja CPU:
    • MIPS (Million Instruction PerSecond)
    • MFLOP (Million Floating Point PerSecond)
    • VUP (VAX Unit of Performance)
    Ukuran Kinerja I/O sistem:
    • Sistem Operasi Bandwith
    • Operasi I/O Perdetik
    Ukuran Kinerja Memori:
    • Memoy Bandwith.
    • Waktu Akses Memori.
    • Ukuran Memori.
    3. Biaya Sistem, Biaya dapat diukur dalam banyak cara diantaranya, yaitu :
    • Reliabilitas.
    • Kemudahan Perbaikan.
    • Konsumsi daya.
    • Berat.
    • Kekebalan.
    • Interface Sistem Software.

    Sistem Kognisi

    A. Definisi 

      Kata kognisi berasal dari Istilah Latin: cognoscere, “tahu”, “untuk konsep” atau “mengenali” mengacu pada kegiatan untuk memproses informasi, menerapkan pengetahuan, dan perubahan preferensi. Kemudian kognisi dapat didefinisikan sebagai proses bagaimana manusia melihat, mengingat, belajar dan berpikir tentang informasi. Penggunaan istilah bervariasi di berbagai disiplin ilmu, misalnya dalam psikologi dan ilmu kognitif, biasanya mengacu pada pandangan pengolahan informasi fungsi psikologis individu. Selain definisi tadi, ada definisi lain tentang kognisi yaitu kognisi adalah sesuatu yang dipercaya dapat mempengaruhi sikap kemudian mempengaruhi perilaku atau tindakan mereka terhadap sesuatu, Kemudian berkembang menjadi kepercayaan seseorang tentang sesuatu yang didapatkan dari proses berpikir tentang seseorang atau sesuatu. Proses yang dilakukan adalah memperoleh pengetahuan dan memanipulasi pengetahuan melalui aktivitas mengingat, menganalisis, memahami, menilai, menalar, membayangkan dan berbahasa. Kapasitas atau kemampuan kognisi biasa diartikan sebagai kecerdasan atau inteligensi. 
     Bidang ilmu yang mempelajari kognisi beragam, di antaranya adalahpsikologi, filsafat, komunikasi, neurosains, serta kecerdasan buatan. Kognisi, atau proses kognitif, bisa alami atau buatan, sadar atau tidak sadar. Proses ini dianalisis dari perspektif yang berbeda dalam konteks yang berbeda, terutama di bidang linguistik, anestesi, neurologi, psikologi, filsafat, antropologi, systemics, ilmu komputer dan keyakinan. Dalam psikologi atau filsafat, konsep kognisi terkait erat dengan konsep-konsep abstrak seperti pikiran, kecerdasan, kognisi digunakan untuk merujuk pada fungsi mental, proses mental (pikiran) dan negara-negara entitas cerdas (manusia, organisasi manusia, mesin yang sangat otonom dan buatan kecerdasan).

    B. Fungsi-fungsi kognisi
    • Atensi dan kesadaran
      Atensi adalah pemrosesan secara sadar sejumlah kecil informasi dari sejumlah besar informasi yang tersedia. Informasi didapatkan dari penginderaan, ingatan dan proses kognitif lainnya. Atensi terbagi menjadi atensi terpilih (selective attention) dan atensi terbagi (divided attention). Kesadaran meliputi perasaan sadar maupun hal yang disadari yang mungkin merupakan fokus dari atensi.
    • Persepsi
      Persepsi adalah rangkaian proses pada saat mengenali, mengatur dan memahami sensasi dari panca indera yang diterima dari rangsang lingkungan. Dalam kognisi rangsang visual memegang peranan penting dalam membentuk persepsi. Proses kognif biasanya dimulai dari persepsi yang menyediakan data untuk diolah oleh kognisi.
    • Ingatan
      Ingatan adalah saat manusia mempertahankan dan menggambarkan pengalaman masa lalunya dan menggunakan hal tersebut sebagai sumber informasi saat ini. Proses dari mengingat adalah menyimpan suatu informasi, mempertahankan dan memanggil kembali informasi tersebut. Ingatan terbagi dua menjadi ingatan implisit dan eksplisit. Proses tradisional dari mengingat melalui pendataan penginderaan, ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang.
    • Bahasa
      Bahasa adalah menggunakan pemahaman terhadap kombinasi kata dengan tujuan untuk berkomunikasi. Adanya bahasa membantu manusia untuk berkomunikasi dan menggunakan simbol untuk berpikir hal-hal yang abstrak dan tidak diperoleh melalui penginderaan. Dalam mempelajari interaksi pemikiran manusia dan bahasa dikembangkanlah cabang ilmu psikolinguistik
    • Pemecahan masalah dan kreativitas
      Pemecahan masalah adalah upaya untuk mengatasi hambatan yang menghalangi terselesaikannya suatu masalah atau tugas. Upaya ini melibatkan proses kreativitas yang menghasilkan suatu jalan penyelesaian masalah yang orisinil dan berguna.
    C. Faktor kognitif
         Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh dalam aspek kognitif diantaranya :
    • Fisik
      Interaksi fisik antara individu atau kelompok dengan dunia luar merupakan sumber pengetahuan baru. Dengan adanya interaksi tersebut maka  anak akan mendapatkan pengalaman serta mengembangkanya.

    • Kematangan
      Faktor kematangan dalam sistem syaraf menjadi penting karena memungkinkan anak memperoleh manfaat secara maksimum dari pengalaman fisik. Faktor ini membuka kemungkinan untuk perkembangan sedangkan kalau kurang hal itu akan membatasi secara luas prestasi secara kognitif. Perkembangan berlangsung dengan kecepatan yang berlainan tergantung pada sifat kontak dengan lingkungan dan kegiatan belajar sendiri.

    • Lingkungan Sosial
      Salah satu faktor yang paling berpengaruh adalah lingkungan sosial. Lingkungan sosial mencakup peran bahasa dan pendidikan, pengalaman fisik dapat memacu atau menghambat perkembangan kognitifnya.

    Hubungan Arsitektur Komputer dan Sistem Kognisi

      Hubungan dari arsitektur komputer dengan sistem kognisi ialah arsitektur komputer dilakukan berdasarkan apa yang ada pada sistem kognisi manusia. Dalam sistem kognisi manusia, terjadi dalam satu pusat kontrol, yaitu otak, begitupun pada arsitektur komputer yang memiliki CPU yang menjadi pusat kontol dari suatu komputer. Di dalam otak terdapat bagian-bagian yang melakukan atensi ketika terdapat stimulus dari lingkungan luar, lalu dipersepsikan oleh manusia, dilakukan penyimpanan memori sementara atau permanen, kemudian menghasilkan bahasa, serta pemecahan masalah. Hal yang sama pun terjadi pada komputer, atensi komputer ketika diberikan suatu stimulus oleh user, kemudian dipersepsikan komputer sebagai suatu perintah, lalu diletakkan dalam penyimpanan memori (RAM dan ROM), kemudian menggunakan bahasa komputer yang dapat diinterpretasi oleh user/programmer.
      Jadi dalam arsitektur komputer dilakukan sebisa mungkin agar dapat melakukan hal yang menyerupai sistem kognisi manusia, baik secara input, proses, maupun output yang terjadi pada sistem kognisi manusia.

    ShareBar by Tutorial Blogspot

    Translate