Manusia, sebuah karya Sang Pencipta yang paling sempurna, dilahirkan dalam bentuk sebaik-baiknya.
Tercipta dari setetes zat yang hina, namun terlahir dalam keadaan suci, bersih, polos dan tak berdosa.
Manusia diberikan kemampuan kebebasan untuk berpikir, dengan pikiran yang tanpa batas. Pikiran itulah yang menciptakan keanekaragaman dalam kehidupan. Pikiran itu pula lah yang mengubah hakikat diri sesungguhnya dari manusia. Cobalah lihat sekeliling, manusia yang tercipta dalam keadaan suci, kini tak lagi sama, telah ternodai dengan pikiran-pikiran kotor manusia. Bahkan dalam beberapa keadaan, manusia yang begitu kotor oleh “noda-noda” pikiran, bisa disebut dengan “sampah”. Ya, Sampah Masyarakat.
Apakah ini salah Sang Pencipta?
Apakah ini salah Kebebasan?
Apakah ini salah Pemikiran?
Atau, Apakah ini salah Manusia?
Jikalau memang benarlah salah Sang Pencipta, bukankah Dia hanya menciptakan Pemikiran?
Jikalau memang benarlah salah Kebebasan, bukankah Kebebasan tak memintamu untuk menjadi kotor?
Jikalau memang benarlah salah Pemikiran, bukankah Pemikiran hanyalah sebuah sistem yang manusia gunakan?
Lalu, apa benarkah salah manusia?
Hanya hati nurani yang bisa menjawab.
Hanya hati nurani yang bisa menjawab.
Yang pasti hakikat setiap manusia ialah Suci, Bersih dan Tanpa Noda.
iih bagus banget sungguh inspiratif rate *****
ReplyDelete