BIOLA DAN PEREMPUAN
Biola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Biola memiliki empat senar (G-D-A-E) yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelima. Nada yang paling rendah adalah G.
Untuk mengetaui dimana letak suatu nada pemain biola harus benar-benar menggunakan‘Perasaan’. Hal ini dapat dilatih secara terus-menerus sehingga jari tangan dapat secara otomatis menekan nada yag diinginkan dengan tepat. Selain itu pemain biola pun harus melatih telinga, agar dapat membedaka nada-nada yang sumbang.
Ngomong-ngomong soal biola, bagi siapa saja yang pernah membaca novel ‘maryamah karpov’ karya Andrea Hirata, didalam novel itu terdapat sesuatu yang berkaitan antara perempuan dan Biola.
“Tahukah kau, Boi? Biola adalah instrumen yang amat susah dimainkan. Pemainnya harus punya feeling yang kuat untuk menemukan nada. Sebab tak ada pedoman posisi nada seperti pada gitar. Tangan kanan menggesek, jemari kiri menekan dawai, itu tak mudah, karena dua macam gerak mekanika yang berbeda. Jarak dawainya pun amat dekat, maka gampang sekali suaranya distorsi.” Itu yang diucapkan lintang kepada ikal tentang biolaAkan tetapi yang paling menarik perhatian saya adalah ketika ikal berkata“Perempuan bagaikan biola. Ia begitu rapuh, namun di satu sisi memiliki nilai seni yang amat tinggi. Ia begitu lemah gemulai, lembut, namun suaranya bisa menyayat hingga ke dasar sanubari."Subhanallah . . .
Allah yang maha Indah telah menurunkan keindahan-Nya itu kepada perempuan . . .

No comments:
Post a Comment